Monday, May 4, 2009

Waspada Flu Babi

Sehubungan dengan merebaknya swine flu (flu babi) di Meksiko dan Amerika serikat saat ini, kami informasikan hal-hal sebagai berikut :

  • Swine flu adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A H1N1 yang dapat ditularkan melalui binatang, terutama babi, dan ada kemungkinan penularan antar manusia. Gejala secara umum sangat mirip dengan influenza, dengan tanda-tanda klinis sebagai berikut :

- demam, batuk, pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan

- nafas cepat atau sesak nafas

- mungkin disertai mual, muntah dan diare

  • Cara penularan melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung
  • Masa inkubasi 3 sampai 5 hari
  • Situasi saat ini sebaran kasus adalah 8 kasus konfirm di Amerika Serikat. Di Meksiko lebih dari 878 suspek kasus dilaporkan dan disertai 60 kematian. Sampai saat ini belum ditemukan adanya kasus infeksi swine flu pada manusia di Indonesia.

Dengan adanya kasus swine flu pada manusia di Meksiko dan Amerika Serikat, Departemen Kesehatan menetapkan 6 (enam) langkah untuk kesiapsiagaan yaitu :

  1. Mengumpulkan data dan kajian ilmiah tentang penyakit ini dari berbagai sumber
  2. Berkoordinasi dengan WHO untuk memantau perkembangan
  3. Membuat surat edaran kewaspadaan dini
  4. Melakukan rapat koordinasi dengan para kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan
  5. Berkoordinasi dengan Badan Litbangkes untuk kemungkinan pemeriksaan spesimen
  6. Berkoordinasi dengan Departemen Pertanian dan Departemen Luar Negeri untuk merumuskan langkah-langkah tindakan penanggulangan.

sumber : Depkes Tetapkan Enam Langkah Atasi Flu Babi

http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=3413

Menkes menghimbau masyarakat untuk mewaspadai swine flu dengan cara :

  • Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat
  • Menutup hidung dan mulut apabila bersin
  • Mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas
  • Segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu
  • Gunakanlah masker bagi penderita flu, bukan orang yang sehat menggunakan masker, agar tidak menularkan kepada orang lain
  • Bagi masyarakat yang telah melakukan perjalanan ke negara terjangkit flu babi, disarankan memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek dan sesak napas.

sumber : Depkes Siapkan Langkah-langkah Mencegah Flu Babi

http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=3416

Thursday, April 23, 2009

Puskesmas PKPR

Sejak tahun 2003, model pelayanan kesehatan yang ditujukan dan dapat dijangkau remaja, menyenangkan, menerima remaja dengan tangan terbuka, menghargai remaja, menjaga kerahasiaan, peka akan kebutuhan terkait dengan kesehatannya, serta efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan dan selera remaja, diperkenalkan dengan sebutan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).

PKPR dilaksanakan di dalam gedung atau di luar gedung Puskesmas, termasuk Poskestren, menjangkau kelompok remaja sekolah dan kelompok luar sekolah, seperti kelompok anak jalanan, karang taruna, remaja mesjid atau gereja, dan lain-lain, dilaksanakan oleh petugas puskesmas atau petugas lain di institusi atau masyarakat.

Jenis kegiatan PKPR meliputi penyuluhan, pelayanan klinis medis termasuk pemeriksaan penunjang, konseling, pendidikan keterampilan hidup sehat (PKHS), peltihan pendidik sebaya (yang diberi pelatihan menjadi kader kesehatan remaja) dan konselor sebaya (pendidik sebaya yang diberi tambahan pelatihan interpersonal relationship dan konseling), serta pelayanan rujukan.

Jumlah Puskesmas PKPR dari 26 provinsi yang melaporkan sampai dengan bulan Desember 2008 sebanyak 1611 puskesmas dan jumlah tenaga kesehatan yang dilatih PKPR sebanyak 2256 orang.

Thursday, January 15, 2009

Apa kata pakar ? Ini ..tentang konseling...

PENGANTAR
Remaja tak dipungkiri berada dalam periode unik dan spesifik. Ketika menghadapi masalah, cara yang paling disukai adalah curhat atau istilah kerennya konseling sebaya. Nah ... PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) yang ada di beberapa Puskesmas di Indonesia mengedepankan layanan konseling ini.Konseling Sebaya merupakan inti dari Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja. Pembinaan siswa SMP dan SMA serta yang setingkat dengannya sebagai konselor sebaya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan remaja untuk curhat secara baik dan benar.

Untuk itu, sebelum berbicara tentang konseling sebaya, ada baiknya dimengerti tentang konseling terlebih dahulu. Berikut ini, apa kata pakar.Prof.dr. Edith Humris, SpKJ (K) (Psikiater Konsultan) dalam salah satu kegiatan pelatihan menyampaikan sekilas tentang konseling.

Semoga bermanfaat

Rinni


PENGERTIAN KONSELING
a.Suatu hubungan saling membantu antara dua orang: konselor dan klien (dalam situasi saling tatap muka) memutuskan:
b.Bekerja sama dalam upaya membantu klien menolong dirinya sendiri untuk;
- Menyelesaikan masalah2 tertentu dalam hidupnya
- Lebih dapat mengerti dirinya
- Lebih dapat menyesuaikan dirinya
c.Berkomunikasi secara terampil untuk mengenali hal2 yang menjadi masalah bagi klien

TUJUAN KONSELING
a.Memberikan keterampilan, pengetahuan dan jangkauan kepada berbagai sumber daya
b. Membantu klien menanggapi masalah2 dalam kehidupan klien

PROSES KONSELING
a.Sebaiknya jangan hanya diberikan sekali, sebenarnya merupakan proses jangka panjang
b.Konseling dapat diberikan secara individual,maupun kelompok
c.Memakai pendekatan humanistik, yaitu individu mempunyai kebebasan untuk memilih / menentukan yang dianggapnya terbaik bagi dirinya sendiri